Berbeda dengan Terminal 1 dan 2 yang berkonsep garden terminal, T3 dirancang sebagai terminal ramah lingkungan dan moderen. T3 pier satu didesain transparan dengan dikelilingi dinding kaca sehingga di siang hari penerangan dari sinar matahari bisa optimal sekaligus penumpang dapat menikmati pemandangan luar terminal. Interior T3 didesain dengan konsep minimalis dengan petunjuk arah berukuran besar dan efisiensi penggunaan ruang. Terminal ini didesain untuk melayani penumpang secara cepat dalam counter check in dan sistem pengelolaan bagasi yang lebih baik.
T3 dibangun di atas lahan seluas 30.000 meter persegi dan menelan biaya Rp285 miliar. Rencananya T3 terdiri atas satu bangunan utama dan lima sub-terminal (pier), masing-masing sub-terminal dapat menampung kurang lebih 4 juta penumpang per tahun.
Tiap pier dikembangkan sebagai modern village bernuansa mal dengan meeting point dimana penumpang yang sudah check in dan belum naik ke pesawat masih dapat berkumpul dengan pengantarnya. Tiap pier direncanakan dikelilingi kebun-kebun tropis.





